Cerita Vini dan Vino

Minggu akhir liburan panjang sekolah Juli lalu, Icha sempet maen ke tempat Mbah di Boyolali.Sebelum berangkat ke sana beberapa kali Icha request by phone sama Mbahnya untuk dibelikan kelinci beneran (bukan kelinci boneka).Sesampai di sana ternyata benar-benar dibelikan kelinci sama Mbahnya.Bukan main senangnya hati Icha.Kalau malam sering ditengok pakai senter.”Kelinciku udah bobo belum, ya?” Hi..hi..Sewaktu kita mau pulang, Icha merengek minta kelincinya dibawa.Walah jelas ngga mungkin, kita pulang naik pesawat, kelincinya mau ditaruh dimana?Akhirnya aku janji untuk membelikan kelinci di rumah nanti.Sebenarnya membeli kelinci juga keinginan yang selalu diajukan Icha ke kita, tapi belum kita kabulkan karena memang ngga ada tempat untuk memeliharanya dan ngga sempat merawat secara khusus.

Beberapa hari sesampainya kita di rumah, Icha sudah nagih untuk beli kelinci.Tapi memang kita belum nemu dan memang sengaja tidak mencari penjual kelinci..he..he..”Nanti kak, kalau ada yang jual kita beli, ya.” Untung Ichanya mau sabar menanti, tidak merengek untuk mencari penjual kelinci.Aku sih berharap kita ngga akan nemu penjual kelinci sehingga Icha ngga minta-minta lagi.Hingga suatu hari saat kita menuju supermarket, ada penjual kelinci memakai sepeda motor nangkring di dekat supermarket itu.Icha dengan riang gembira berlari mendekat ke sana dan menagih janjiku.”Bun, tuh ada kelinci, beliin lho ya kan udah janji.” Walah tahu gitu tadi aku ngga usah mampir ke supermarket itu ya!Ya kalah dengan janji akhirnya kita beli dua ekor kelinci jantan dan betina.Dan spontan dua kelinci itu diberi nama Vini dan Vino!

Ah, senangnya hati Icha.Kelincinya dielus-elus, diajak bicara, dan dibawa kemana-mana.Aku agak sedikit repot sejak ada kelinci, karena tiap pagi mesti bersihin kandangnya dan membelikan sayuran yang fresh di penjual sayur keliling.Untung pagi-pagi sudah ada yang stand by jualan di rumahnya.Di hari pertama aku beliin bayam dan wortel.Tapi sore harinya ternyata kelincinya diare, wah kasian juga kelinci.Setelah search di google ternyata bayam itu salah satu makanan yang tidak boleh diberikan pada kelinci.Akhirnya sayuran diganti kangkung sama wortel.Kangkung juga ngga boleh banyak-banyak kata Mbah Google.

Tragedi cerita Vini dan Vino sudah dimulai sejak hari pertama mereka kita pelihara.Setelah sempet diare, malam harinya Vini kabur dari kandang.Mungkin selesai mainan ama mereka, Icha kurang rapat menutup kandangnya.Untungnya hanya Vini yang kabur, sementara Vino masih anteng dikandangnya.Diajak kabur ngga mau kali yaaa..he..he..Icha sempet meweks sebentar, tapi ya mau gimana lagi, sempet Icha bilang, semoga kelinciku kembali lagi.Ternyata do’a Icha terkabul, sore harinya Vini ditemukan temen-temennya Icha sembunyi di got depan rumah.Warnanya yang putih bersih sudah campur lumpur got.Sedihnya, bersamaan dengan ditemukannya Vini, ternyata Vino kita temukan sudah mati di kandangnya.Oooo bak cerita Romeo & Yuliet, Vino patah hati kehilangan Vini..hiks..

Vini kembali kita pelihara, walaupun sempet diinapkan di rumah temen-temen Icha yang kebetulan punya kelinci, dengan maksud biar Vini ngga kesepian.Tapi Icha ingin Vini balik ke rumah, akhirnya Vini pun dimasukkan ke kandang lagi.Sedihnya lagi, tepat di hari keempat Vini ternyata ngga sanggup bertahan.Vini menyusul Vino..Sedihnya hati Icha, menangisnya sampai menyayat hati.Icha pingin pelihara kelinci lagi tapi tidak kita ijinkan. Maaf ya Nak, takut mati lagi nanti kelincinya.

Ket foto : Vini sesaat setelah ditemukan dari got, sayang Vino belum sempet di foto…

14 thoughts on “Cerita Vini dan Vino

  1. emang susah banget niy miara kelinci mbak
    bram&Iyog miara 2 kelinci juga hanya bertahan 7bln, pdhl tiap hari dikasih makan sayur+ubi+tomat
    gak boleh dikasih minum katanya
    waktu ditinggal mudik, dititipin ke supir kantor, mati deh …huhu

  2. iya jeng, emang harus punya waktu khusus memelihara mereka, memperhatikan makanan dan kesehatannya, bener jeng ngga boleh dikasih minum, makanannya juga tertentu ngga sembarang sayuran (padahal aku pikir sayur apa aja bisa he he)
    waaaah Iyog ama Bram sedih donk ya palagi dah mayan lama 7 bulan yaaa..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s