Penyayang binatang


Pagi tadi sebelum berangkat sekolah ada seekor anak kucing yang sepertinya tersesat kehilangan induknya meang meong di teras.Icha segera menghampiri.
“Hallo anak kucing, kenapa?Mamamu kemana?Sini main sini jangan nangis ya?” kata Icha sambil duduk di sampingnya.
“Bun, punya ikan ngga?Ini ada anak kucing kasihan lapar!”
“Wah, kita ngga punya ikan Kak.Kucingnya masih kecil Kak, belum bisa makan ikan.Kita kasih susu aja ya?”
Lalu Icha segera ambil susu kental manis, dituangkan di piring kecil dan diberikannya ke kucing itu.Tapi si kucing tidak mau minum susu itu.Si kucing malah terlihat bingung.Sepertinya memang baru beberapa hari atau malah jam yang lalu anak kucing itu lahir, masih kecil banget.Beberapa saat kemudian ada induk kucing datang.Menghampiri anak kucing itu, dan diendus-endusnya.Mulanya aku pikir induknya.Tapi ternyata bukan, setalah diendus induk itu langsung pergi dan ketika anak kucing mau mengikutinya malah digertak.
“Bun, bukan Mamanya itu!Kasihan ya anak kucing.Boleh aku pelihara ngga Bun?”
Waduh!Aku ngga suka pelihara kucing.Tapi Bunda bilangnya ke Icha,kasihan kalau anak kucing kita pelihara Mamanya nyari anaknya nanti, terpisah dari anaknya, khan Mamanya jadi sedih.Hi..hi..untungnya Icha bisa nerima alasan Bunda.

Dari kecil Icha memang penyuka binatang.Setelah kura-kura piaraannya dari kecil mati setahun yang lalu, berganti-ganti binatang piaraannya.Kembali beli kura-kura tapi tidak bertahan lama,beli ikan sudah berapa kali tapi ngga tahu ya ngga bertahan hidup juga.Mungkin kurang telaten merawatnya.Minggu ini beli ikan lagi, di aquarium ada 4 ikan yang tiap pagi disapanya, hallo ikaaan!!He..he..Semoga yang ini bertahan hidup lama ya.



Pernah Icha usul untuk memelihara jerapah dan gajah.Walah mau beli dimana dan ditempatkan dimana hi..hi..Lalu usulan terbarunya memelihara kuda.Hi..hi..ini gara-gara kesukaannya naik kuda keliling ruko komplek sebelah.Kalau Sabtu Minggu di alun-alun komplek itu kayak pasar malam.Salah satu favorit Icha ya nunggang kuda itu.Kalau sudah naik ngga cukup sekali.Kata Icha kalau punya kuda bisa antar Bunda ke kantor , cepet dan ngga kena macet.Hi..hi..bunda jadi membayangkan kalau ke kantor naik kuda.

12 thoughts on “Penyayang binatang

  1. heheheh jd membayangkan bundanya kekantor naik kuda, aku pasti ikutan jg ah naik kuda hemat bensin dan ga macet heheeee….icha2 lucu deh mau miara jerapah gajah serasa punya kebun binatang pribadi ya kak

  2. Kudanya diparkirin di tempat parkir bareng kendaraan2 yg lain Bun.. Pasti seru deh Bun.. Gak susah nyarinya, udah gitu tukang parkirnya jg gak payah nyatet2 no platnya…😛

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s