Besok jemput lagi ya, Bun!


Suatu hari saat ada kesempatan antar jemput Icha ke sekolah betapa bahagianya hati ini..

Pagi yang cerah hari itu.
“Kak, hari ini Bunda loh yang mau antar kakak ke sekolah.Mbak di rumah aja.”
“Oyaaaa..asyiiik diantar Bunda!”

Meluncurlah kita berdua menuju ke sekolah Icha.Hanya 3 menit kita sudah sampai sekolah.Di depan pintu gerbang disambut Ibu Guru yang piket saat itu di pintu gerbang.Icha menucapkan salam dan salim pada Ibu Guru.
“Wah, tumben ni kak Icha diantar sama Bunda.Bunda lagi cuti ya” komentar salah satu Ibu Guru.Begitu ketemu dengan orang tua murid yang lain, komentarnya sama.He…he..

Icha sudah tidak seperti jaman masih play group dulu.Kalau diantar Bunda malah manja dan kolokan, yang ujung-ujungnya Bunda ikut sekolah juga di kelas.Begitu sampai di pintu kelas Umar –nama kelas Icha- Icha langsung masuk sendiri.Bunda intip dari jendela, Icha menyiapkan keperluan belajarnya sendiri.Mengeluarkan buku belajar membaca ABCD nya dan minuman.Lalu tasnya ditaruh di lacinya.Tak lama kemudian bel berbunyi Icha segera menuju barisannya.Rupanya pagi itu ada senam sambil bernyanyi sebentar di lapangan sekolah.Posisi Bunda sudah di luar halaman sekolah, tepatnya di balik tembok pagar sekolah Bunda lihat Icha ada di barisan paling depan sedang menggoyang-goyangkan pinggangnya.

Jari dan jempol tangan dipinggang…
Jari dan jempol mari bergoyang…

Sampai rombongan kelas Icha masuk ke kelasnya masing-masing, Bunda baru beranjak dari pinggir pagar itu.Duuh anakku dah besar, ngga kolokan lagi..

Pukul 11:25 saatnya menjemput Icha.Bunda meluncur kembali ke sekolah Icha.Sampai di sekolah rupanya bel pulang sudah dibunyikan.Dari jauh Icha terlihat bersama Ibu Guru di pintu gerbang menunggu jemputan.Begitu bu Guru melihat Bunda, tangannya menunjuk-nunjuk Bunda memberi tanda ke Icha kalau sudah dijemput.Mungkin Icha bertanya-tanya kok belum dijemput.Selama dijemput mbaknya ngga pernah telat.Bunda malah telat jemputnya, atau bel sekolah terlalu awal kali ya, wong jam di tangan Bunda pas 11:30 –ngeles.com- he..he..
“Bundaaaaaaaaa….” Suaranya merdu memanggil Bunda, menandakan hati yang gembira luar biasa dijemput Bunda.Sama donk Nak Bunda juga bahagia bisa menjemputmu di sekolah.
“Besok jemput lagi ya, Bun!” Bundanya hanya tersenyum manis sama anaknya.

16 thoughts on “Besok jemput lagi ya, Bun!

  1. arumbarmadisatrio said: wah ikut seneng liat icha seneng.iya mbak, anak2 tuh biar kata tiap hari ma si mbak, begitu kita yang anter ato jemput ato kita pulang kerja, kelihatan banget kalo seneng. Jadinya terharu hiks….

    waaah…senangnya Icha di jemput Bundanya….

  2. arumbarmadisatrio said: wah ikut seneng liat icha seneng.iya mbak, anak2 tuh biar kata tiap hari ma si mbak, begitu kita yang anter ato jemput ato kita pulang kerja, kelihatan banget kalo seneng. Jadinya terharu hiks….

    pengennya di jemput bunda terus ya cha..
    tapi ntar kalo bundanya jemput icha terus,nanti bunda ngga bisa beliin icha coklat,haha..

  3. arumbarmadisatrio said: wah ikut seneng liat icha seneng.iya mbak, anak2 tuh biar kata tiap hari ma si mbak, begitu kita yang anter ato jemput ato kita pulang kerja, kelihatan banget kalo seneng. Jadinya terharu hiks….

    seneng ya icha ga kolokan lagi, makin mandiri🙂

  4. arumbarmadisatrio said: wah ikut seneng liat icha seneng.iya mbak, anak2 tuh biar kata tiap hari ma si mbak, begitu kita yang anter ato jemput ato kita pulang kerja, kelihatan banget kalo seneng. Jadinya terharu hiks….

    Wah, udah gede nih Kak Icha, udah boleh minta dedek baru tuh sama Bunda..ha.ha.ha..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s