Kita do’ain Mbah Dani, yuks!

Saat mendengar Icha mainan sama Mbeknya, Bunda denger dialognya begini.

“Desta -panggilan buat boneka Mbeknya-, kemaren sakit terus dikubur.Tapi sekarang sudah sembuh”

Lho?Lalu Bunda menghampiri Icha mau tahu lebih jauh tentang kata “dikubur.”

“Kok sakit terus dikubur Cha?”

“Iya si Desta

kan

sakit terus dikubur, gitu.”

Saat itu Ayah menyambung pembicaraan kita.

“Iya tuh Nda, kemaren pas Ayah cerita kalau pak Faqih -temen Ayah- sakit, Icha langsung nanya dikubur ngga Yah, gitu.”

Asal-usul kata dikubur semakin terang saat icha bertanya pada kita.

“Kalau Mbah Dani

kan

dikubur, Nda.Kenapa?”

“O, kalau Mbah Dani dikubur karena sudah meninggal.”

“Kasihan ya Mbah Dani dikubur.Udah ngga bisa bangun lagi, ngga bisa liat cucunya adik Funna.Kita doain yuk Mbah Dani.Ya Allah semoga Mbah Dani masuk surga.”

Amin.Subhanallah.Bunda terharu mendengarnya.


Memang kita pernah cerita tentang Mbah Dani yang sakit lalu meninggal dan dikubur.Dan tentu dengan serentetan pertanyaan Icha kenapa sakit, kenapa meninggal, kenapa dikubur?Kita jelaskan dengan kata yang mudah dimengerti Icha.Jadi kalau ke Cibubur tidak akan bertemu lagi dengan Mbah Dani.Lalu kita tunjukkan gang menuju “rumah abadi” Mbah Dani pada Icha, di situ Mbah Dani tinggal sekarang.Dan tak lupa kita ajarkan Icha untuk mendoakan agar Mbah Dani masuk surga.Ternyata hal itu masih membekas di benak Icha.Kita doain Mbah Dani terus ya, Nak.Semoga almarhumah masuk surga seperti do’amu.Amin.


Ket foto : Desember 2007 setahun yang lalu saat terakhir kita berkunjung ke Cibubur bertemu dengan tante Dani terlihat masih sehat.Icha foto bersama Mbak Della, Mbah Tjuk & Mbah Dani.


26 thoughts on “Kita do’ain Mbah Dani, yuks!

  1. liafamily said: icha pintar ya..

    Icha pinter bgt ya.. tante wiwit jd terharu..
    klo vari logikanya malah jd terbalik mbak, gara2 kita sering bilang klo pakde & eyang yang sudah meninggal itu di skg di surga, dia malah ga mau masuk surga krn dalam pikirannya kalau masuk surga itu kan sebelumnya hrs meninggal dan dikubur dulu. Dia ga mau meninggal dan dikubur, jd ga mau masuk surga.
    Pusing deh ibunya ngejelasinnya :p

  2. diansawong said: anak umur se icha emang kalo nanya, ampun deh….mamanya harus jelaskan dengan bahasa sesederhana mungkin🙂 Kezia pun akhir2 ini sering banget nanya soal meninggal dan kuburan.

    iya mbak dian seumuran gt emang mamanya mesti pinter2 maen kata2..

  3. diansawong said: anak umur se icha emang kalo nanya, ampun deh….mamanya harus jelaskan dengan bahasa sesederhana mungkin🙂 Kezia pun akhir2 ini sering banget nanya soal meninggal dan kuburan.

    Meng-Aamiin-kan do’a Icha….😀
    tambah pinter aja ya ponakan-ku sekarang..muahhh…

  4. ardhanamesvari said: Icha pinter bgt ya.. tante wiwit jd terharu..klo vari logikanya malah jd terbalik mbak, gara2 kita sering bilang klo pakde & eyang yang sudah meninggal itu di skg di surga, dia malah ga mau masuk surga krn dalam pikirannya kalau masuk surga itu kan sebelumnya hrs meninggal dan dikubur dulu. Dia ga mau meninggal dan dikubur, jd ga mau masuk surga.Pusing deh ibunya ngejelasinnya :p

    iya nih mbak Wit kadang kita "kerepotan" sendiri ya untuk jawabnya…palagi anak pinter dan kritis kayak Vari jawaban harus bisa diterimannya kalau ngga jawaban kita malah dibalikin sama dia, bingung deh kitanya..:))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s