Penasaran dengan es

Saat Bunda ajak ke Superindo, Icha jalan sendiri dengan trollynya ama mbaknya karena ngga sabar nunggu Bunda yang lagi nunggu ikan dibersihin.Mau belanja sendiri kata Icha.Beberapa saat setelah itu kita bertemu di persimpangan.Bunda lihat trolly Icha sudah ada isinya.Bunda cek isinya, ada sabun cuci, pewangi, sabun mandi..oh oke itu pasti pilihan mbaknya.Selanjutnya ada tempat minum dan tempat makan gambar Diego, dan ada cetakan es yang bentuk es krim.Bunda pertanyakan ama mbak

“Lho mbak ini siapa yang ambil?”

“Icha Bunda.”

“Lha buat apa Icha, tempat makan ama minum Icha khan udah banyak.terus ini cetakan es krim Icha mau juga?” Icha hanya mengiyakan dan pokoknya mau itu semua!Tapi setelah Bunda rayu-rayu yang tidak tergoyahkan dan sepertinya Icha pingin banget beli cetakan es krim.Dulu pernah Bunda biarkan saja barang-barang yang dipilih Icha ada di trolly, saat pembayaran barang yang kira-kira ngga perlu Bunda tinggal alias ngga dibeli.Tapi sampai rumah ternyata Icha ingat apa aja yang dimasukkan ke trolly.Ngambek deh jadinya.Bunda ngga mau mengulang kesalahan yang sama.Jadi mending dijelaskan kalau barang itu ngga perlu dan ngga usah dibeli.Ya sudah Bunda ijinkan ambil cetakan es krimnya, selain memang belum punya juga bisa buat es sendiri di rumah daripada jajan.


Sesampai di rumah sekitar jam 20:00 Icha ngga sabar langusng mau bikin es krim.Segera cetakannya dicuci dan Bunda bilang kasih air putih saja terus masukin freezer, besoknya akan jadi es.Dengan antusias Icha mengisi air putih ke dalam cetakan dan dimasukkan ke dalam freezer.Baru 1 menit sudah ditengok, udah jadi belum ya esku? tanyanya.He..he..ya masih lama Icha, besok pagi baru jadi esnya.Jam 20:30 Bunda ajak tidur belum mau, belum ngantuk katanya.Malah ngajak mainan CD anak cerdas di komputer, sambil sebentar-sebentar nengok esnya di kulkas.Sampai jam 21:00 hingga jam 22:00 belum mau bobo juga, mau mainan lah , mau mewarnai lah , dengerin CD lah.Intinya secara implisit Bunda tangkap ngga mau tidur, nungguin esnya jadi!Walah penasaran ama es nih ceritanya.Tapi akhirnya jam 23:00 tidur sendiri karena ngga tahan nahan kantuk.


Subuh tiba-tiba Icha bangun sendiri langsung turun dari tempat tidur, tanpa ngajak Bunda.Tumben!

“Icha mau kemana?”

“Mau nengok es Bunda!”

Walah-walah masih inget aja ama esnya.

Begitu Bunda ambilkan esnya dari cetakan es krim, ditatapnya esnya dengan kagum..kok bisa jadi es ya, gitu kali ya di pikiran Icha..hi..hi..Setelah itu coba dijilat dan dinikmati esnya.

“Kok ngga ada rasanya Bunda?”

“Ya khan air puth ya ngga ada rasanya.”

“Yaaaa..harusnya dikasih coklat Bunda, kayak es krim itu loh!”He..he..kapan-kapan kita bikin ya!


Puas lihat es nya sudah jadi, Icha kembali tidur!


22 thoughts on “Penasaran dengan es

  1. inci73 said: waduh senengnya yang bisa buat es sendiri, buat es krimnya yang banyak ya Cha, kirim buat kakak di sini, hayooo es krimnya bisa dikirim gak?:-)

    siip tante sampai Malaysia ntar dah meleleh donk..

  2. diyas said: cha, main sini.. bentar lagi air di luar rumah berubah jadi es.. brrrrrrrrr nga usah pake kulkas he he he

    hehehe kirain bangun subuh mau ikut bunda sholat, cha.. ternyata mau nengok es krim yaa..🙂

  3. diyas said: cha, main sini.. bentar lagi air di luar rumah berubah jadi es.. brrrrrrrrr nga usah pake kulkas he he he

    Lain kali bikin ma bunda ice cream rasa coklat yach Icha….tante mau juga hehehe..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s