Icha Minggu kemaren…

Sejalan dengan usia Icha yang makin besar, kemandiriannya juga makin oke, saat main-main tidak setiap saat kita tongkrongin kayak waktu masih umur 1 tahunan.Yang penting kita tahu Icha sedang ngapain dan barang-barang yang membahayakan sudah tidak terjangkau Icha, alias aman.Hanya saja kita juga mesti sesekali nengok dan ngawasin walau dari jauh.Karena seusia Icha kadang masih suka-suka melakukan hal-hal yang Icha belum tahu itu boleh apa tidak.Seperti Minggu kemaren….


Pertama


Minggu pagi Ayah bersih-bersih rumput di depan yang sudah lumayan tinggi.Seperti biasa Icha “membantu” Ayah cabut rumput pakai cangkul mainannya.Pertama-tama rumput memang dicabut dengan tertib tapi lama-lama cangkul itu dipakai Icha untuk masukin kerikil-kerikil kecil di ember.Sejauh masih aman Bunda diam saja, walaupun baju Icha sudah belepotan tanah dan tangannya kotor banget.Tapi begitu mendengar kerikil “klothak-klothak” berdesing dengan kaca jendela Bunda baru teriak..”Ichaaaaaaaaaaaaa…kerikilnya ya jangan dilempar ke kaca jendela donk sayang!!” Yang ditegur hanya cengingisan…


Kedua


Sebelum makan, kebiasaan Icha cuci tangan dulu.Biasanya kalau cuci tangan di kamar mandi karena krannya terjangkau ama Icha.Kemaren tiba-tiba Icha bawa kursi kecilnya dipakai untuk panjatan ke wastafel dapur supaya tangannya bisa cuci di disitu.Waduh Bunda takut tergelincir, karena kursinya dari plastik.Bunda tanya siapa yang ngajarin pakai kursi kecil untuk cuci tangan.Bu guru katanya….Lalu Bunda bilang ke Icha kalau mau cuci tangan pakai kursi ini bilang ama Bunda, Mbak atau Ayah.Iya jawabnya, tapi ya gitu deh beberapa kali masih sendiri cuci tangan pakai kursi itu.Dan ngga cuma cuci tangan, sun light dituang-tuang di wastafel, katanya mau nyuci piring, padahal ngga ada cucian piring..duuh Icha..


Ketiga


Bermain peran bersama boneka-bonekanya sering kali Icha menyebut dirinya “Mama”.Lucu deh kalau dengar dialognya bersama boneka-bonekanya yang dianggapnya “anaknya” itu.Keibuan banget deh pokoknya.Bunda suka geli mendengarnya.Habis magrib Icha mulai maen-maen lagi sama bonekanya.Bunda lagi transfer foto-foto yang ada di digicam ke komputer, Ayah lagi baca buku.Ceritanya sibuk dengan kegiatan masing-masing.Dalam beberapa dialog Icha bersama bonekanya, Bunda dengar kok ada kegiatan kayak dandan gitu.

“Sebentar ya mbek, duuh Mama dandan dulu..iya tunggu aja di situ ya…ya…dll….” Beberapa saat kemudian Icha yang menghampiri Bunda.

“Nda, aku udah cantik belum?” Waaaaaaaa…Bunda ngga bisa nahan ketawa lihat muka Icha belepotan bedak dan lipstik.Dan Bunda liat ngga jauh dari situ, tas kecil Bunda yang isinya bedak dan lipstick sudah berantakan di lantai.Bahkan lipstiknya sudah hancur dicolok-colok Icha pakai tangan.Bedak tabur sudah berhamburan di sebagian bajunya.Waduh nduk, mau ngelenong kemana?


Foto dandan : diambil pakai HP – agak blur- makin membuat wajah Icha kelihatan ngga karu-karuan.

28 thoughts on “Icha Minggu kemaren…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s