Pedes tapi nekat!

Ceritanya waktu mampir ke warung Icha minta jajan keripik singkong yang dipedesin.Bunda sudah bilang kalau itu pedes.Dikasih pilihan yang lain, kacang goreng, malah minta dua-duanya, keripik singkong pedes plus kacang goreng.


Sampai di rumah pilihan pertama yang dibuka keripik singkong pedes itu.Bunda geli liat tingkah Icha.Saat mau menyantap keripik singkong itu, sepertinya Icha menyiapkan mental untuk makan keripik pedes.Duduk manis di kursinya.Minta piring dan sendok ama mbak, kemudian keripik dituang di situ.Dan tak lupa minta disediain air putih juga.Selanjutnya keripik dikunyahnya.

“Hoooooaaaaaaaahhhhh..pedeeeeeeeeeess!!!.Minum..minum!!” teriak Icha.Glek, glek air putih di cangkir kecilnya habis seketika.

“Bunda khan udah bilang Dhe, keripiknya pedes.Bener khan pedes?”

“Ngga papa.”

Kemudian keripik demi keripik dikunyah lagi.Dan selalu hoaaahh..hoaaahhh..kepedesan, dilanjutkan minum dan minum terus.Ha..ha..tapi ngga sampai separo akhirnya Icha nyerah juga.Keripiknya ngga dihabisin, ngga kuat pedesnya ya Cha? Ikut-ikut siapa tho Cha doyan pedes, Bunda ajah emoh kalau makan ada pedes-pedesnya.


33 thoughts on “Pedes tapi nekat!

  1. tehtina said: Enggak apa2…. ngangetin badan, asal jangan berlebihan ntar cakiet peyut sayang… >😀 <

    wah hebad euy dah brani makan kripik pedes, kl kaila baru berani yang macaroni pedenya ga seberapa🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s