Soalnya.Orang.Tau.Lah

Kalimat yang Icha ucapkan

Bunda perhatikan beberapa Minggu terakhir ini bahasanya pakai embel-embel soalnya, orang, tau, dan lah!Berikut cuplikan kalimat dan ceritanya..


Soalnya

Pagi hari saat mbak Sani ngepel lantai biasanya Bunda ingatkan Icha agar berhati-hati jalannya karena lantai licin, kalau ngga hati-hati bisa terpeleset.Saat lantai habis dipel dan belum kering, Icha memberitahu Bunda :

“Hati-hati, Ma.Ini lantainya licin, soalnya habis dipel!”

Selingan kata soalnya ini di kalimat yang diucapkan Icha, waktu di

Bogor

suka digodain Mami.Soalnya jawabannya apa, Cha? He..he..ada ada aja Mami.

Orang

Sekarang tiap pagi, Icha dapat tugas memberi makan kura-kura.Begitu bangun tidur, semangat sekali turun dari tempat tidur dan segera menghampiri kura-kura untuk diberi makan.Bunda tidak mengijinkan Icha pegang kura-kura, hanya melihat dan memberi makan saja.Suatu saat Icha “seakan” mau pegang kura-kura.Spontan Bunda ingatkan.

“Dhe, jangan dipegang lho ya kura-kuranya.”

“Ngga kok Ma.Orang cuman dilihat.”

Tau (baca: tauk!)

Suatu saat Icha ama Bunda ikut Mbah Kung ke Bank BTN untuk suatu keperluan.Ruangan untuk keperluan di BTN itu ada di lantai 3 dengan cara naik tangga.Icha tetep mau ikut sampai lantai 3.Dengan semangat Icha menapaki satu persatu tangga sambil berhitung hingga mencapai lantai 3.Melihat Icha tanpa mengeluh naik tangganya, Mbah Kung beri pujian.

“Wah, hebat ya Icha, kuat lagi naik tangga sampai sini (lantai 3).Ngga capai Dhe?”

“Capek, tauk!”

Ups!Jawaban Icha atas pertanyaan Mbah Kung pastilah kurang sopan. Memang kalau jawab pakai “tauk’ kesannya kok kurang sopan ya.Bunda mencoba untuk memberi pengertian Icha kalau bicara kata “tauk” lebih baik tidak usah dipakai.

“Icha sayang kalau bicara ama Mbah yang sopan ya, ngga usah pakai tauk..tauk..gitu ya.Ayo bilang lagi ama mbah yang sopan.”

“Capek, mbah Kung.” He..he..Mbah Kung nya ikut senyum.

Usut punya usut kata tauk ini Icha ikutin dari kak Albar tetangga sebelah.Bunda tahu karena Icha sendiri yang cerita.Suatu kali saat Bunda gemes dan nyium pipi Icha agak kenceng.Spontan Icha teriak.

“Sakit tauk!”

Bunda coba untuk mengingatkan lagi, kalau kata “tauk” jangan diulang lagi.Tiba-tiba Icha nyelethuk.

“Kalau kak Akbar bilang sakit tauk!Kalau dhe Icha bilang sakit, Bunda.Gitu..”

“Nah, gitu donk baru anak Bunda pinter.”

Lah

Saat Icha gendong boneka momon yang oleh Mbah Uti boneka itu jarang dilihat karena emang udah lama tersimpan di box mainan, ngga pernah dikeluarin, Mbah nanya sama Icha.

“Itu boneka momon siapa Dhe?”

“Punya Icha lah.”

Ups lagi!

“Punya Icha, gitu donk Dhe bilang ama Mbah.”

Hi..kadang ngga enak juga ama Mbah kalau Icha suka pakai embel-embel di setiap kalimat yang bagi orang tua kedengarannya kurang sopan.Maaf ya Mbah.Tapi Mbah maklum kok, karena yang ngomong Icha.Coba kalau Bunda..iiiihhhh pastilah dicap mantu ngga sopan.Ya iya lah..he..he..

28 thoughts on “Soalnya.Orang.Tau.Lah

  1. sstttt, Icha pinter soalnya Icha kan anak bunda, orang kan tahu Icha makannya bagus, jadi Icha lah yang paling sehat… tahu ha ha ha ha bude lariii cha takut di jewer bunda

  2. Wah betul anak2 peniru yg terbaik. Belum sampe ngomong "busyet" dan "oon" kan bund? Hiks Bila udah niih .. malah kemaren pas rame2nya entong sukanya bilang "preeet …*

  3. Tambah banyak kosakatanya Icha….tambah besar…tambah gaul ya Cha….
    Untungnya Icha pinter…. jadi cepet ngerti saat di kasih tahu mana kata-kata yang pantas dan mana yang enggak ya Mbak.

  4. diyas said: sstttt, Icha pinter soalnya Icha kan anak bunda, orang kan tahu Icha makannya bagus, jadi Icha lah yang paling sehat… tahu ha ha ha ha bude lariii cha takut di jewer bunda

    wah budhe paling pinter kalau reply reply beginian..:)

  5. salisya said: Wah betul anak2 peniru yg terbaik. Belum sampe ngomong "busyet" dan "oon" kan bund? Hiks Bila udah niih .. malah kemaren pas rame2nya entong sukanya bilang "preeet …*

    wuuuaaaa..Bila juga ya, yang penting anak tetep diarahkan mbak, biar tahu mana yang baik mana yang ngga..:)

  6. salisya said: Wah betul anak2 peniru yg terbaik. Belum sampe ngomong "busyet" dan "oon" kan bund? Hiks Bila udah niih .. malah kemaren pas rame2nya entong sukanya bilang "preeet …*

    hihih bahasa gaull booo..hehehe..icha tambah gede banget yaa..

  7. evanda2 said: iya bun sama… itu kalimat anak2ku juga… pelan2 dirubah yg kurang bagusnya.Btw.. itu icha di keranjang mantep banget duduknya., udah pe we ya… ;D

    dunia anak2 emang gitu ya mbak..
    he..he..iya tuh asyik duduk di keranjang

  8. istiaq said: Tambah banyak kosakatanya Icha….tambah besar…tambah gaul ya Cha….Untungnya Icha pinter…. jadi cepet ngerti saat di kasih tahu mana kata-kata yang pantas dan mana yang enggak ya Mbak.

    he..he..iya nte Isti

  9. elsyesjournal said: hihih bahasa gaull booo..hehehe..icha tambah gede banget yaa..

    itu sih masih mending mbak…. lha Farrah, kalo kumat betenya di tanya mbah jawabnya, "mene ketehek….", ngikutin gaya tora sudiro. kaget banget gak tuh….

  10. adesiti said: itu sih masih mending mbak…. lha Farrah, kalo kumat betenya di tanya mbah jawabnya, "mene ketehek….", ngikutin gaya tora sudiro. kaget banget gak tuh….

    ha..ha..mene ketehe..trend juga di kantor mbak🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s