Maaf Ya Bunda

Tadi pagi pas Bunda mandiin Icha, secara ngga sengaja gayung yang dipegang Icha kena mulut Bunda.Reflek Bunda mengaduh.Wajah Icha seakan merasa bersalah dan dengan lembut bilang…

“Maaf ya, Bunda.” Oh, anak Bunda sayangku, cintaku…langsung Bunda peluk sepenuh hati.Dan Bunda bilang ke Icha kalau Bunda ngga papa, dimaafkan ketidak sengajaan Icha.

Itu kalau tidak sengaja, biasanya Icha memang langsung bilang minta maaf.Tapi pernah tiba-tiba Bunda kena tampar tangan Icha.Plek!Duh lumayan sakit loh.Terus Bunda pura-pura nangis dan mengaduh sakit.Respon Icha menunjukkan empati dengan melihat Bunda dan ikut sedih.Saat Bunda bilang untuk minta maaf ke Bunda, Icha ngga merespon.

Sedini mungkin Bunda sudah mengajari tentang tata krama yang salah satunya meminta maaf bila Icha melakukan kesalahan. Ayah ama Bunda ngga segan-segan untuk minta maaf ke Icha kalau emang ada salah tindakan ataupun ucapan.Hal ini yang mungkin ditiru (dan memang ini harapan kita) Icha sehingga saat Icha melakukan kesalahan (secara ngga sengaja gayung yang ia pegang kena Bunda) Icha minta maaf.Tapi saat secara dengan sengaja menampar pipi Bunda Icha ngga mau minta maaf.Kenapa?Setelah Bunda instrospeksi ternyata benar apa yang dikatakan artikel yang pernah Bunda baca di sini mengatakan kalau anak balita, arti kata maaf yang sesungguhnya belum bisa dihayati secara mendalam.Ia hanya melakukannya secara otomatis hasil pengalamannya mengamati orang lain.Bunda suka gemes sama Icha dengan memukul (dengan lembut tapi) pantat Icha, atau mencubit (dengan lembut juga) pipi Icha tanpa minta maaf tentu karena bukan maksud untuk menyakiti (ini ni yang mesti diperbaiki ya Bunda, kalau gemes ngga usah mukul, walaupun lembut tapi ternyata persepsi anak beda).Dipikiran Icha mungkin begitu kali ya gemes dilakukan juga ke Bunda dengan cara mukul pipi Bunda.Dan saat Bunda tanya kenapa pipi Bunda ditampar, Icha bilang gemes. Wah, Icha kalau gemes ya jangan kenceng donk nampar pipi Bunda.Khan sakit, sayang….

22 thoughts on “Maaf Ya Bunda

  1. salah satu kebiasaan orang jepang yang saya contoh adalah permintaan maap yang sungguh2, tak ada rasa malu dan sungkan kalau minta maap, sambil membungkuk hampir sujud mereka minta maap. Sebagai orang tua juga jangan gengsi kalau kita berbuat salah walau masih anak kecil seperti Icha, karena akan terekam sama memory nya bagaimana dia harus bersikap sampai dewasa kelak.
    maapin bude ya cha..kemarin nga sempat ketemu dan cubit pipi Icha ha ha ha tuh kan niatnya nyubiiit …maaap abis gemes sih liat pipi nya

  2. Iya…anak2 emang tergantung kebiasaan dari kita ya……
    Kalo udah besat kayak mas dan abang kadang gengsi mau bilang maap, walau kadang itu salahnya ^_^, padahal mamanya selalu nginggatin utk bilang maap …

  3. anak2 memang jago kalau disuruh meniru…jadi memang kitanya yang harus hati2 melakukan sesuatu didepan anak…

    besok kalau ketemu sama icha budhe nggak cubit pipinya ah(padal asli pengen banget !!)…takuuut kena tampar icha….hihihihi

  4. diyas said: salah satu kebiasaan orang jepang yang saya contoh adalah permintaan maap yang sungguh2, tak ada rasa malu dan sungkan kalau minta maap, sambil membungkuk hampir sujud mereka minta maap. Sebagai orang tua juga jangan gengsi kalau kita berbuat salah walau masih anak kecil seperti Icha, karena akan terekam sama memory nya bagaimana dia harus bersikap sampai dewasa kelak.maapin bude ya cha..kemarin nga sempat ketemu dan cubit pipi Icha ha ha ha tuh kan niatnya nyubiiit …maaap abis gemes sih liat pipi nya

    iya ya teh, sangat ikhlas gitu ya kesannya..
    yaaaa budhe sih keburu pulang ke Jepun Icha mau ikut loh sebenarnya…:)
    adow budhe kayak Bunda deh nyubit mulu…

  5. emakkeiko said: Iya…anak2 emang tergantung kebiasaan dari kita ya……Kalo udah besat kayak mas dan abang kadang gengsi mau bilang maap, walau kadang itu salahnya ^_^, padahal mamanya selalu nginggatin utk bilang maap …

    iya Uni ortu bener2 jadi model buat ank2..sun sayang buat mas, abang dan adik ya Uni..

  6. titileksono said: anak2 memang jago kalau disuruh meniru…jadi memang kitanya yang harus hati2 melakukan sesuatu didepan anak…besok kalau ketemu sama icha budhe nggak cubit pipinya ah(padal asli pengen banget !!)…takuuut kena tampar icha….hihihihi

    iya budhe mesti hati2..
    aduh Budhe ngga mau ah nampar budhe , disayang aja ama Icha ya Budhe..:)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s