Malu

Seperti biasa kalau hari kerja Bunda pantau Icha lewat telepon.Ada aja cerita yang baru seru dan lucu.

"Tadi di sekolah Icha diajarin apa mbak?"

"Mewarnai angka 1 sampai 5.Mengenal benda-benda yang ada di sekitar rumah, pintu, jendela, kasur, lemari dl.Memasukkan kancing berwarna ke dalam botol.Nyanyi ke depan dapat stiker bintang"

"Wah asyik donk.Dede bisa ngga?"
"Bisa Bunda, tapi ya gitu mewarnainya masih belum pas.Trus ditanya Bu Guru jendela, pintu ada berapa gitu De Icha jawabannya selalu dua, padahal cuman satu Nda..he..he.."

Menghitung sebenarnya sudah bisa dari angka 1 sampai 10 tapi memang favorit angkanya sekarang ini dua, sebelum dua favoritnya satu.Besok angka berapa lagi ya favoritnya?

"Waktu masukin kancing warna ke botol seneng banget, udah bisa masuk beberapa kancing trus ditutup dan dikocok-kocok, eh temen-temennya pada ikutan, ramai jadinya.Saat istirahat khan disuruh Bu Guru ambil majalah yang ada di depan, De Icha selalu pilih majalah yang gambar depannya kura-kura.Diminta ambil yang lain, ikan atau kelinci ngga mau."

Binatang kesayangan selain kucing memang kura-kura, karena di rumah memang pelihara kura-kura.

"Nah, waktu diminta Bu Guru nyanyi ke depan, masa bilang MALU Nda."

Walah anak Bunda udah tahu malu segala.Pertama kali bilang malu saat habis mandi Bunda bawa ke kamar untuk ganti baju.Waktu mau ganti baju otomatis handuk yang menutupi tubuhnya dilepas.Nah saat itu Icha tarik kembali handuknya dan bilang…"malu, Ma."

Bunda jadi inget kalau habis mandi kadang-kadang susah dipakaiin baju, malah lari-lari atau guling-guling di kasur.Kalau udah gitu Bunda suka bilang Icha, ayo ganti baju dulu sayang, malu ah ngga pakai baju gt.Habis itu biasanya nurut trus pakai baju.

Nah kalau malu ke depan untuk nyanyi baru tadi Bunda tahu cerita dari mbaknya.Wah kalau yang ini jangan malu-malu ya Nak, maju ke depan Icha khan udah bisa nyanyi.

18 thoughts on “Malu

  1. wah Icha dikelas udah jadi the fress maker bikin suasana jadi meriah, berarti berbakat di dunia hiburan , kalau dulu tante mah malah jadi troubel maker alias biang kerok keributan..hi hi buka rahasia..

  2. diyas said: wah Icha dikelas udah jadi the fress maker bikin suasana jadi meriah, berarti berbakat di dunia hiburan , kalau dulu tante mah malah jadi troubel maker alias biang kerok keributan..hi hi buka rahasia..

    bakat jadi artis ya Tan…:))
    waduh ngga nyangka mbak Dina biang keributan, wajah keibuan getu loh…;;)

  3. diyas said: wah Icha dikelas udah jadi the fress maker bikin suasana jadi meriah, berarti berbakat di dunia hiburan , kalau dulu tante mah malah jadi troubel maker alias biang kerok keributan..hi hi buka rahasia..

    jangan malu lagi kalo disuruh nyanyi ya De Icha, malunya kalau gak pakai baju aja😀

  4. diyas said: wah Icha dikelas udah jadi the fress maker bikin suasana jadi meriah, berarti berbakat di dunia hiburan , kalau dulu tante mah malah jadi troubel maker alias biang kerok keributan..hi hi buka rahasia..

    wah…. udah besar ya de icha…. udah pantas dipanggil kak nih…. udah malu malu hehe

  5. diyas said: wah Icha dikelas udah jadi the fress maker bikin suasana jadi meriah, berarti berbakat di dunia hiburan , kalau dulu tante mah malah jadi troubel maker alias biang kerok keributan..hi hi buka rahasia..

    icha udah tau kosakata emosi malu bun… tapi salah penempatannya ya?😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s