Belajar Tata Krama



Ayo Bunda ingat-ingat tata krama apa yang sudah diajarkan padaku?

Iya Nak, sampai saat ini Icha sudah belajar tata krama apa aja ya?Coba ya Bunda tulis sambil diingat-ingat…


  • Mengucapkan …..


Terima Kasih

“Acih, Ma…(sambil senyumnya mengembang lebar)..” kalau diberi susu ama Bunda.

“Sama-sama sayang..”

“Ama-ama..” lho Icha jawab lagi!He..he..

Walaupun baru bilang acih dan kadang masih harus diingatkan untuk bilang terima kasih tapi sungguh bermakna.


Tolong

Kadang Icha masih suka marah-marah kalau minta sesuatu ngga langsung dituruti.Terutama minta susu.Kalau habis makan terus minta susu pasti ngga kita turutin, kita alihkan perhatiannya, biar lupa ama susunya.Biasanya berhasil, sampai waktu minum susu tiba baru diberi susu.Tapi kadang juga ngga, lupa 1 jam ehhh ingat minta lagi…

“Susu, Ma…!”

“Nanti ya sayang mimik susunya..”

“Aaaa, susu Ma, susssuuuuu!” Wah kalau nadanya dah kayak begini biasanya susah merayunya.

“Bilang yang baik donk kalau mau minta susu, ayo bilang apa?”

Sambil kita ajarin terus Icha niruin.

“Ma, tolong Icha mau dibuatkan susu…” Tapi menirunya ngga selengkap itu..

“Ma, olong susssuuuu…” He..he..


Assalamu’alaikum

Salam ini biasanya diucapkan Icha saat masuk pintu rumah habis berpergian.Tapi belum lengkap, baru bilang As-nya aja.Walaupun ngga selalu masuk rumah Icha mengucapkan salam, tapi paling ngga kita berusaha untuk memberi contoh yang baik kalau masuk rumah mengucapkan salam.

Kalau mau masuk kamar mandi tapi kebetulan pas dipakai sama yang lain Icha ketok-ketok pintu sambil ngomong..”tok..tok..” he..he..


Maaf

Kalau Ayah atau Bunda salah sama Icha biasanya kita mengucapkan maaf ya…dan seringnya ditiru sama Icha..”aaap..”.Mungkin belum ngerti maksudnya ya, tapi harapan Bunda Icha bisa ngerti konsep kata maaf ini untuk apa dengan contoh-contoh konkret lewat tindakan Ayah atau Bunda.Semoga….


Permisi

Dulu, sebelum bisa mengucapkan kata permisi Icha suka bilang “as..as..” maksudnya awas, kalau mau lewat atau nyuruh kita menyingkir.Belakangan Icha bisa ngomong “miti..miti..”

Suatu saat ada Mbah Uti duduk di kursi, pas Icha mau lewat badannya agak ditundukkan sambil bilang “miti..miti..mbah” ha..ha…antara lucu, geli, kaget gitu.Selama ini Bunda atau Mbak kalau lewat depan Mbah Uti yang lagi duduk memang agak membungkukkan badan sambil bilang permisi Mbah, gitu. Ternyata ditiru sama Icha.Bagus ya Nak, sopan ama Mbah.

Tata krama orang Jawa pada umumnya kalau ada orang tua yang duduk kita jalan di depannya kita bilang permisi dengan badan sedikit dibungkukkan sebagai tanda hormat.


  • Salim


Salim dilakukan Icha dengan berjabat tangan lalu tangan yang diajak salim ditempelkan dipipinya.

Dengan siapa salim, ya?

Ayah dan Bunda

Kalau Ayah sama Bunda mau kerja Icha salim dulu.Habis salim bilang daaaaagghhh sambil tangannya dadada…

Keluarga terdekat

Dengan Mbah, Pakdhe Budhe, Om Tante setiap bertemu, baik berkunjung atau dikunjungi

Ibu Guru

Baru datang dan pulang sekolah salim dulu sama Bu Guru

Siapa saja yang dikenal

Kalau pas jalan-jalan pasti bertemu dengan tetangga Mbah, Nenek, Pakdhe Budhe, Om Tante, semua diajak salim.Hanya dengan Bu Novi (tukang pijit Icha) yang masih taku-takut.Kalau bertemu Bu Novi Bunda langsung digandeng erat dan ngga mau ngeliat.Tapi lama-lama mau diajak salim, tapi diem ajah.Kalau Bu Novi udah jalan agak jauh dari Icha baru berani panggil …”Popi..” ha..ha..

8 thoughts on “Belajar Tata Krama

  1. Emang susah ya ‘Nda ngajarin tata krama atau sopan santun sama anak2… kita mesti sabarrrr n terus menerus… Semoga Icha jadi anak yg mengerti tata krama n sopan santun ya sayang!

  2. mbak ari ini emang rajin banget…. wah pantesan de icha-nya makin pinter aja…. bundanya emang rajiiiin bangeeet…. jadi malu nih… mudah2an bisa mencontoh mbak ari ya… makasih mbak ide2 kreatifnya…:)

  3. bundaicha said: Salim dilakukan Icha dengan berjabat tangan lalu tangan yang diajak salim ditempelkan dipipinya.

    sebenernya kalo salim itu tangan ditempelin ke pipi apa ke hidung ya mbak? aku rada bingung juga. tapi mungkin terserah kita apa ya? soale kalo aku ngajarinya tempelin ke hidung tuh. hehe…

  4. rinrinjamrianti said: mbak ari ini emang rajin banget…. wah pantesan de icha-nya makin pinter aja…. bundanya emang rajiiiin bangeeet…. jadi malu nih… mudah2an bisa mencontoh mbak ari ya… makasih mbak ide2 kreatifnya…:)

    aduh teteh muji-muji terus nih jadi malu juga nih…

  5. nurjanah said: sebenernya kalo salim itu tangan ditempelin ke pipi apa ke hidung ya mbak? aku rada bingung juga. tapi mungkin terserah kita apa ya? soale kalo aku ngajarinya tempelin ke hidung tuh. hehe…

    macam-macam kayaknya ya mbak Nung, ada yang di pipi, hidung bahkan di jidat he..he..iya kayaknya mana aja syah kok mbak…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s