Mengenang Detik2 Kelahiran Icha






Dari jam 13:00 sampai 19:00 aku belum merasakan mulas yang berarti, hanya agak kenceng dikit,baru mulai jam 20:30 mulai kontraksi.Jam 21:00 dokter datang dan diperiksa, sudah pembukaan 1 dan diperkirakan jam 03:00 baru lahir, padahal kata dokter ketuban sudah pecah..walah..sampai ngga terasa…akhirnya dikasih suntikan lagi.Jam 22:00 sudah ngga tahan lagi, mulasnya udah semakin sering, sakiiiit banget….sampai setiap kali mulasnya datang aku bilang suster "susterrrr DDnya mau keluar……!" dengan sabarnya suster bilang "tahan..tahan dulu ya bu itu DDnya lagi cari jalan keluar.." wadowww sudah ngga tahan rasanya mau mengejan, setiap saat dilihat udah bukaan berapa wahh ngga kalah sakitnya…Entah jam berapa dokter datang dan bilang siap-siap untuk melahirkan wadowww leganya..akhirnya penantian panjangku datang juga..ingat saat senam hamil jangan tutup mata, napas pakai perut, dorong sekuatnya…lima kali mengejan..oe..oe..oe…subhanallah aku lihat dari selangkanganku kaki mungil itu…alhamdulillah tepat pukul 23:50 28 Maret 2005 di RSIB Berkat Ibu Kemayoran dengan dibantu dr Mathius Gasong Spog.."perempuan bu, cantik, sehat, nangisnya kenceng…" Di dekatkannya padaku, kucium keningnya dengan penuh rasa haru…anakku sayang…

we love you forever….



Masih inget banget gimana anakku mau lahir 1 tahun 6 bulan 6 hari yang lalu…diperkirakan dokter tanggal 25 Maret 2005.Akupun sudah siap-siap ambil cuti mulai tanggal 18 Maret 2005.Selama menunggu detik-detik mendebarkan itu ngga henti-hentinya aku dan suami berdoa semoga anakku lahir dengan selamat, sehat begitu juga bundanya.Sampai tanggal yang diperkirakan dokter aku sama sekali belum merasakan mulas ataupun tanda-tanda melahirkan.Sore itu juga aku ke dokter, dokter bilang tidak apa-apa, tapi kalau sampai tanggal 28 Maret belum ada tanda-tanda juga aku diminta datang ke rumah sakit sebelum jam 13:00 untuk diinduksi.Sampai tanggal 28 Maret pagi belum ada tanda-tanda sama sekali, akhirnya jam 12:00 dengan diantar suami aku ke rumah sakit.Setelah mengurus administrasi selesai langsung dibawa ke kamar bersalin untuk diinduksi sekitar jam 13:00.Dengan ditemani Ibu sudah siap lahir batin untuk berjuang melahirkan.Bapak dan kakakku juga ponakan datang ke Jakarta untuk memberi semangat dan dukungan.Ah semakin ngga sabar lihat anakku lahir, seperti apa ya dia, wajahnya mirip siapa, laki atau perempuan ya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s